Kamis, 07 Mei 2015

Asma ul Husna ( Nama nama Tuhan )







Asma ul Husna



Asmaul Husna  adalah 99 nama nama terbaik Allah SWT,atau bisa  juga di sebut Suara Hati.Sebagai Maha Pencipta alam semesta ini, selain memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang baik), juga memiliki sifat-sifat yang luhur yang merupakan penetapan dari kesempurnaan ketuhanan-Nya serta keagungan ilahiah-Nya. Sifat-sifat ini hanyalah dimiliki oleh Maha Pencipta itu sendiri dan oleh sebab itu tidak sesuatu pun yang menyekutui-Nya atau memiliki sifat-sifat yang sama sebagaimana yang dipunyai oleh Allah Taala itu. Sebabnya ialah karena Allah Taala adalah Maha Esa, Dia lah Tuhan dan Pujaan satu-satunya, tiada Tuhan selain daripada-Nya, tiada pujaan yang boleh disembah melainkan Allah. Sifat-sifat yang menjadi milik Allah Taala di antaranya ada yang disebut sifat-sifat salbiah dan ada yang disebut sifat-sifat tsubutiah.

SIFAT-SIFAT SALBIAH
Yang termasuk dalam kategori sifat-sifat salbiah, yaitu: Allah Taala bersifat Awal dan Akhir.
Allah swt. adalah Maha Awal yakni Maha Dahulu. Arti dari kemahaawalan itu ialah bahwa Allah swt. tidak ada permulaan wujud-Nya. Jadi wujud atau adanya Allah Taala tidak pernah didahului oleh ketiadaan.
Allah Taala adalah Maha Akhir yakni Maha Belakang. Arti dari kemahaakhiran itu ialah bahwa Allah swt. tidak ada akhir atau penghabisan bagi wujud-Nya. Allah adalah Maha Kekal dan tidak ada nihayah atau titik keakhirannya.
Oleh sebab itu, Allah Taala adalah Maha Azali yakni sudah ada sejak zaman azali yaitu zaman sebelum adanya sesuatu apa pun selain dari Dia sendiri, juga Dia adalah Maha Abadi yakni kekal untuk selama-lamanya. Allah Taala tidak pernah didahului oleh ketiadaan dan tidak pernah dihinggapi oleh kerusakan atau kebinasaan, sebab Allah Taala memang wajibul wujud yakni wajib ada-Nya. Dalam hal ini Allah Taala berfirman, “Dia (Allah) adalah Maha Pertama, Maha Terakhir, Maha Terang dan Maha Tersembunyi dan Dia adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. Al-Hadid:3)
Maha Pertama maksudnya yang terdahulu sekali wujudnya bila dibandingkan dengan segala yang maujud ini tanpa didahului oleh ketiadaan. Maha Terakhir maksudnya kekal selama-lamanya setelah rusaknya segala yang maujud ini.
Maha Terang maksudnya bahwa efek-efek ciptaan-Nya dapat merupakan bukti yang terang yang menunjukkan adanya Allah Taala.
Maha Tersembunyi maksudnya bahwa Allah Taala adalah Zat yang tidak dapat dicapai oleh pancaindra dan tidak dapat dijangkau oleh akal pikiran.
Selain ayat di atas, Allah swt. berfirman, “Segala sesuatu itu pasti rusak, melainkan Zat-Nya Allah.” (Q.S. Al-Qashash:88)
Juga berfirman, “Segala yang ada di bumi itu akan musnah. Dan Zat Tuhanmu akan tetap kekal selama-lamanya, yaitu Tuhan yang Maha Agung dan Mulia.” (Q.S. Ar-Rahman:26-27)

SIFAT-SIFAT TSUBUTIAH
Sifat-sifat Allah Taala seperti dijelaskan di atas semuanya adalah sifat salbiah. Adapun sifat-sifat tsubutiah (sifat yang eksis pada Allah Taala) yaitu:
Kuasa (Qudrat):
Allah Taala itu adalah Maha Kuasa, tidak lemah sedikit pun untuk melakukan sesuatu. Apa yang tampak di alam semesta ini, tidak lain hanyalah sebagai penjelmaan atau refleksi dari sifat kuasa dan keagungan Allah Taala. Kekuasaan Allah Taala dapat berlaku dalam segala waktu yakni untuk mewujudkan semua yang mungkin atau melenyapkannya.
Dengan pemikiran yang sederhana saja mengenai hal-ihwal langit, bumi; malam, siang, hidup, mati dan segala yang terjadi dalam setiap detik, semuanya cukup dijadikan sebagai petunjuk untuk mengetahui Kemahakuasaan Allah Taala yang sudah amat jelas itu.
Allah swt. berfirman, “Sungguh Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari dan Kami tidak merasakan kelelahan sedikit pun.” (Q.S Qaf:38).
Allah Taala berfirman pula, “Dia adalah yang menghidupkan serta mematikan dan di bawah kekuasaan-Nya pula adanya pertukaran malam dan siang. Apakah kamu semua tidak menggunakan akalmu"? (Q.S. Al-Mukminun:80)
Ada lagi firman-Nya, “Tidakkah engkau mengetahui bahwa Allah menghalau awan, kemudian dikumpulkannya lalu menjadi satu tumpukan? Kemudian engkau dapat melihat hujan keluar dari sela-selanya. Allah juga menurunkan salju dari langit (yaitu) dari (gumpalan awan yang serupa) gunung, yang di dalamnya ada salju, lalu diberikannya kepada siapa yang dikehendaki oleh-Nya dan dihindarkannya dari siapa yang dikehendaki oleh-Nya. Cahaya kilatannya hampir saja membutakan mata. Allah mempertukarkan malam dan siang. Sesungguhnya itu menjadi pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (yang digunakan sebagai penyelidikan). Dan Allah menciptakan segala jenis hewan dari air, maka sebahagian dari hewan itu ada yang berjalan dengan perutnya dan sebahagian dengan dua kaki dan sebahagian lagi dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. An-Nur:43-45)

Berkehendak (Iradat):
Allah swt. Maha Berkehendak, maksudnya ialah Dia menentukan sesuatu yang mungkin dan apa yang pantas berlaku untuknya. Oleh sebab itu ada benda yang dijadikannya panjang atau pendek, elok atau buruk, pandai atau bodoh, di tempat ini atau di tempat lain dan sebagainya. Jadi Allah swt. berhak mengatur segala sesuatu yang maujud ini sesuai dengan kehendak, kemauan, keinginan atau kebijaksanaan-Nya. Allah Taala berfirman, “Sesungguhnya firman Kami kepada sesuatu itu apabila Kami menghendaki adanya, Kami berfirman, ‘Adalah (jadilah)!’ Maka benda itu pun ada (jadi).” (Q.S. An-Nahl:40)
Allah Taala berfirman pula, “Dan Tuhanmu itu menciptakan apa yang dikehendaki dan yang dipilihnya, sedang mereka itu tidak dapat membuat pilihan sendiri. Maha Suci Allah dan Maha Luhur dari apa-apa yang mereka sekutukan.” (Q.S. Al-Qashash:68)
Dan firman-Nya, “Katakanlah!, ‘Ya Allah yang menguasai seluruh kerajaan. Engkau memberikan kerajaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau mencabut kerajaan itu dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau menghinakan siapa yang Engkau kehendaki. Dalam kekuasaan-Mulah segala kebaikan, sesungguhnya Engkau itu Maha Kuasa atas segala sesuatu.’" (Q.S. Ali Imran:26)
Selain itu Allah Taala berfirman pula, “Bagi Allah adalah kerajaan langit dan bumi. Allah menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya. Dia mengaruniakan anak lelaki kepada siapa yang dikehendaki dan mengaruniakan anak perempuan kepada siapa yang dikehendaki, atau mengaruniakan sejodoh sekali yaitu perempuan dan lelaki. Juga barangsiapa yang dikehendaki oleh-Nya dapat saja dijadikannya mandul (tidak dapat beroleh anak), sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Kuasa.” (Q.S. Asy-Syura:49-50)
Ada pula firman-Nya, “Allah berkehendak akan menyucikan kamu semua dan menyempurnakan kenikmatan-Nya padamu, barangkali kamu semua suka berterima kasih.” (Q.S. Al-Maidah:6)
Sekali lagi firman-Nya, “Allah berkehendak akan memberikan keterangan padamu semua dan menunjukkan jalan orang-orang yang dahulu dari kamu dan hendak menerima tobatmu. Allah adalah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. Allah berkehendak akan menerima tobat daripadamu semua, tetapi orang-orang yang memperturutkan hawa nafsunya ingin sekali supaya kamu semua berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).” (Q.S. An-Nisa:26-27)
Mengetahui (Ilmu):
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, memang apa saja yang maujud adalah makhluk-Nya dan berada di dalam pengetahuan-Nya, baik yang telah lampau yang sedang terjadi atau pun yang akan terjadi nanti. Pengetahuan Allah Taala tidak pernah didahului oleh ketidaktahuan (kebodohan). Allah Taala juga tidak pernah dihinggapi oleh kelupaan dan bahkan pengetahuan-Nya tidak dibatasi dengan masa atau tempat. Pengetahuan Allah Taala perihal keseluruhannya adalah sebagaimana pengetahuan-Nya perihal perinciannya. Sebenarnya apa yang tampak di dalam alam semesta ini yang demikian rapi susunannya, indah tata tertibnya, kokoh buatannya dan indah serta enak dipandang, semuanya tidak lain hanyalah sebagai bukti-bukti yang terang dan jelas, betapa agung kemahapengetahuannya Allah Taala serta betapa besar kebijaksanaan-Nya.
Dalam hal ini Allah Taala berfirman, “Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah itu Maha Mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tigorang, melainkan Dia adalah yang keempatnya dan tiada pula antara lima orang, melainkan Dia adalah yang keenamnya dan tiada pula kurang atau lebih dari itu melainkan Dia bemereka di mana saja mereka berada. Kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat tentang apa yang telah mereka lakukan. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. Al-Mujadilah:7)
Allah Taala berfirman pula, “Di sisi Allah adalah kunci-kunci perkara yang gaib. Tidak ada yang mengetahuinya selain dari Dia sendiri. Allah Maha Mengetahui apa yang ada di darat dan di laut dan tidak sehelai daun pun yang gugur, melainkan Dia pasti mengetahuinya. Tidak ada sebutir biji dalam kegelapan bumi pula yang basah dan yang kering, melainkan semua tentu tertulis dalam kitab yang terang.” (Q.S. Al-An’am:59)
Juga firman-Nya, “Dan apa saja yang menjadi urusanmu dan apa saja yang engkau baca dari Alquran dan tidak ada pekerjaan yang engkau kerjakan, melainkan Kami menjadi saksimu, ketika kamu melakukannya itu. Tidak akan luput dari pengetahuan Allah barang sebesar debu pun yang ada di bumi atau di langit dan tidak pula yang lebih kecil dari itu atau yang lebih besar daripadanya, melainkan semuanya ada di dalam kitab yang terang.” (Q.S. Yunus:61)
Hidup (Hayat):
Allah swt. Maha Hidup. Kehidupan ini adalah sifat yang membenarkan pada yang disifati yang bersifat kuasa, berkehendak, mengetahui, mendengar dan melihat. Jadi andaikata Allah Taala tidak hidup, sudah pasti lima sifat tersebut akan tidak ada pula, sebab bagaimana sesuatu yang mati dapat bersifat kuasa, berkehendak dan lain-lain sebagainya.
Hidupnya Allah Taala adalah kehidupan yang amat sempurna sekali, bahkan tidak ada suatu kehidupan yang mendekati kesempurnaan kehidupan yang dimiliki oleh-Nya. Bagaimana keadaan kehidupan yang hakiki dari Allah Taala itu tentulah tidak mungkin dapat dicapai oleh akal pikiran manusia, bagaimana yang sesungguh-sungguhnya itu semua terserah kepada pengetahuan Allah Taala sendiri pula. Ringkasnya hal itu tidak dapat dipecahkan sampai kepada hakikatnya, sebagaimana juga sifat-sifat-Nya yang lain-lain.
Kehidupan Allah Taala itu tidak pernah dihinggapi oleh ketiadaan dan tidak pernah pula diterapi oleh kemusnahan dan kerusakan. Terciptanya alam semesta ini tidak mungkin timbul melainkan dari sesuatu Zat yang Maha Hidup. Allah Taala berfirman, “Dan bertawakkallah kepada yang Maha Hidup yang tidak akan mati.” (Q.S. Al-Furqan:58)
Juga firman-Nya, “Dia adalah Maha Hidup. Tiada Tuhan melainkan Dia, maka sembahlah Dia dengan ikhlas dalam melaksanakan agama untuk-Nya. Segala puji adalah bagi Allah yang menguasai seluruh alam.” (Q.S. Al-Ghafir:65)
Dan firman-Nya pula, “Dan segenap muka tunduk yang Maha Hidup lagi Berdiri sendiri.” (Q.S. Thaha:111)
Berfirman (Kalam):
Allah swt. adalah Maha Berfirman. Cara berfirman Allah Taala tidak dengan huruf atau pun suara. Sifat ini ditetapkan oleh Allah Taala untuk diri-Nya sendiri dan Dia telah berbicara kepada Musa a.s., sebagaimana firman-Nya: “Allah telah memfirmankan firman-Nya kepada Musa.” (Q.S. An-Nisa:164)
Allah Taala berfirman pula: “Dan setelah Musa sampai pada waktu yang ditentukan itu dan Tuhannya berfirman kepadanya.” (Q.S. Al-A’raf:143)
Allah Taala juga memberikan firman-Nya kepada para nabi-Nya, sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran: “Dan tidak seorang pun yang diberi firman oleh Allah, melainkan berupa wahyu.” (Q.S. Asy-Syura:51)
Dijelaskan pula bahwa kalimat yakni firman Allah Taala itu tidak ada batasnya sebagaimana tercantum dalam Alquran, “Katakanlah! ‘Jika lautan menjadi tinta semuanya untuk menuliskan kalimat Tuhanku, pastilah lautan itu akan habis sebelum habis kalimat-kalimat Tuhanku (selesai dituliskan) sekali pun Kami datangkan sebanyak itu lagi tambahnya.’" (Q.S. Al-Kahfi:109)
Dan pula firman-Nya, “Dan andaikata semua pohon yang ada di bumi ini dijadikan pena dan lautan dijadikan tinta dengan ditambah lagi sesudah itu tujuh lautan yang lain, maka belum akan habislah kalimat-kalimat Allah yang akan dituliskan.’" (Q.S. Luqman:27)
Sifat berfirman itu termasuk dari sekian banyak sifat yang ditetapkan oleh Allah Taala untuk diri-Nya sendiri. Oleh sebab itu kita semua wajib beriman dengan adanya sifat itu tanpa memperbincangkan hakikat yang sebenarnya dari sifat tersebut, sebagaimana halnya dengan sifat-sifat yang lain, sebab sifat-sifat Ketuhanan, tidak mungkin akal pikiran manusia dapat sampai mengetahui hakikat yang sesungguh-sungguhnya.
Mendengar (Sama’) dan Melihat (Bashar):
Allah swt. Maha Mendengar, dapat mendengar segala sesuatu yang maujud, sampai gerak seekor semut hitam di atas batu licin di malam yang amat gelap gulita. Ini dapat didengar-Nya tanpa dikalahkan oleh pendengaran-Nya pada benda-benda lain yang semuanya itu pun dapat didengarnya pula. Juga tanpa adanya perserupaan karena tidak ada kesukaran bahasa sedikit pun baginya, atau pun terkesan oleh kehiruk-pikukan yang luar biasa, atau pun menjadi repot dengan adanya berbagai suara yang mendatang. Allah Taala dalam mendengar segala sesuatu tidak menggunakan alat penangkap suara, receiver, telinga atau alat pendengaran apa pun juga sifatnya seperti yang digunakan manusia.
Pernah terjadi bahwa salah seorang istri sahabat Rasulullah saw. mengadukan hal suaminya kepada beliau. Terjadilah percakapan antara wanita itu dengan beliau. Kemudian turunlah sebuah ayat yang berbunyi, “Sungguh Allah telah mendengar pada wanita yang mengajukan perkara tentang hal suaminya itu padamu dan mengadukan itu kepada Allah. Allah mendengar tentang percakapanmu berdua. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Melihat.” (Q.S. Al-Mujadilah:1)
Sebagaimana halnya Allah Taala dapat mendengar segala sesuatu yang maujud, Dia pun dapat melihat semuanya dengan cara penglihatan yang mengandung pengertian seluas-luasnya. Segala sesuatu diliputi oleh penglihatan-Nya tetapi penglihatan Allah Taala tidak menggunakan mata dan lain-lain sebagainya seperti cara melihatnya manusia atau lain-lain. Allah Taala telah mengutus Musa a.s. dan Harun a.s. lalu kepada keduanya itu Dia berfirman, “Pergilah engkau berdua kepada Firaun, sesungguhnya ia sudah durhaka yang melampaui batas. Ucapkanlah kepadanya perkataan yang halus, barangkali ia suka memperhatikan atau takut (kepada Tuhan). Keduanya bersembah, ‘Ya Tuhan kami! Kami takut kalau ia terlebih dulu bersiap sedia menantang kami dan melakukan kekejaman di luar batas.’ Allah berfirman, ‘Janganlah Kamu berdua takut, sesungguhnya Aku bersamamu, Aku mendengar dan Aku melihat.’" (Q.S. Thaha:43-46)
Juga firman-Nya, “Allah mengetahui pengkhianatan mata dan apa yang tersembunyi dalam hati.” (Q.S. Ghafir:19) Pengkhianatan mata maksudnya pemandangan mata atau kedipan kepada sesuatu yang terlarang, kerlingan atau lain-lain lirikan mata untuk mengejek dan membawa ke jalan yang tidak benar.
Dan pula Allah Taala berfirman, “Allah memutuskan perkara dengan kebenaran (keadilan). Apa yang mereka seru (puja) selain dari Allah itu, tidaklah dapat memutuskan perkara apa pun. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Melihat.” (Q.S. Ghafir:20).


99 Asma Allah

Perbesar
Kata Allah dalam tulisan kaligrafi Arab yang sederhana.
Dalam agama Islam, Asmaa'ul husna adalah sembilan puluh sembilan (99) asma (nama) Allah SWT . Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang jumlah nama itu, ada yang menyebut 132, 200, bahkan 1.000 nama, namun menurut mereka, yang terpenting adalah hakikat Zat Allah SWT yang harus dipahami dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman.
Asmaaulhusna secara harfiah ialah nama-nama Allah yang baik dan agung sesuai dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam kebesaran dan kehebatan Allah, sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta beserta segala isinya.
Para ulama berpendapat bahwa kebenaran adalah konsistensi dengan kebenaran yang lain. Dengan cara ini, umat Muslim tidak akan mudah menulis "Allah adalah ...", karena tidak ada satu hal pun yang dapat disetarakan dengan Allah. Pembahasan berikut hanyalah pendekatan yang disesuaikan dengan konsep akal kita yang sangat terbatas ini. Semua kata yang dilekatkan pada Allah harus dipahami keberbedaannya dengan penggunaan wajar kata-kata itu.
Para ulama menekankan bahwa Allah adalah pencipta dan penguasa alam yang abadi dan alam yang fana. Semua nilai kebenaran mutlak hanya ada (dan bergantung) pada-Nya. Dengan demikian, Allah Maha Tinggi. Tapi juga Allah Maha Dekat. Allah Maka Kuasa. Tapi juga Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Sifat-sifat Allah dijelaskan dengan istilah Asmaaul Husna, yaitu nama-nama yang baik.








Dalil

Berikut adalah beberapa terjemahan dalil yang terkandung di dalam Al-Qur'an dan Hadis tentang asmaa'ul husna:
  • "Dialah Allah, tidak ada Tuhan/Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai asmaa'ul husna (nama-nama yang baik)." - (Q.S. Thaa-Haa : 8)
  • Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaa'ul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu" - (Q.S Al Israa': 110)
  • "Allah memiliki Asmaa' ulHusna, maka memohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama yang baik itu..." - (QS. Al A'raaf : 180)
  • Nabi saw. bersabda: "Allah itu memiliki sembilan puluh sembilan nama yang bagus. Barang siapa yang mampu menghafalnya, maka dia akan masuk surga. Sesungguhnya Allah itu ganjil dan Dia menyukai yang ganjil." - (H.R. Abu Hurairah ra)
            

Asma Ul Husna
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi s.a.w bersabda:
"Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, iaitu 100 kurang satu. Siapa yang menghafalnya akan masuk syurga." Sahih Bukhari.

1. Allah
Allah
2. Ar-Rahman - Maha Pengasih
Ar-Rahman
3. Ar-Rahim - Maha Penyayang
Ar-Raheem
4. Al-Malik - Maha Berkuasa
Al-Malik
5. Al-Quddus - Maha Suci
Al-Qudduus
6. As-Salam - Maha Sejahtera
As-Salaam
7. Al-Mu'min - Maha Mengamankan
Al-Mumin
8. Al-Muhaymin - Maha Memelihara
Al-Muhaymin


9. Al-Aziz - Maha Mulia/Perkasa
Al-Aziz
10. Al-Jabbar - Maha Kehendaknya tdk dapat diingkari
Al-Jabbaar
11. Al-Mutakabbir - Maha Besar
Al-Mutakabbir
12. Al-Khaliq - Maha Pencipta
Al-Khaaliq
13. Al-Bari' - Maha Perancang
Al-Baari
14. Al-Musawwir - Maha Menjadikan Rupa Bentuk
Al-Musawwir
15. Al-Ghaffar - Maha Pengampun
Al-Ghaffaar
16. Al-Qahhar - Maha Menundukkan
Al-Qahhaar
17. Al-Wahhab - Maha Pemberi
Al-Wahhab


18. Ar-Razzaq - Maha Pemberi Rezeki
Ar-Razzaq
19. Al-Fattah - Maha Pembuka
Al-Fattah
20. Al-Alim - Maha Mengetahui
Al-Aleem
21. Al-Qabid - Maha Penyempit Hidup
Al-Qaabidh
22. Al-Basit - Maha Pelapang Hidup
Al-Baasit
23. Al-Khafid - Maha Penghina
Al-Khaafidh
24. Ar-Rafi - Maha Tinggi
Ar-Raafey
25. Al-Muizz - Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan
Al-Muizz
26. Al-Mudhil - Maha Merendahkan
Al-Mudhill


27. As-Samii - Maha Mendengar
As-Samii
28. Al-Basir - Maha Melihat
Al-Baseer
29. Al-Hakam - Maha Menghukum
Al-Hakam
30. Al-Adl - Maha Adil
Al-Adl
31. Al-Latif - Maha Lembut
Al-Lateef
32. Al-Khabir - Maha Waspada
Al-Khabeer
33. Al-Halim - Maha Penyantun
Al-Haleem
34. Al-Azim - Maha Agung
Al-Adheem
35. Al-Ghafur - Maha Pengampun
Al-Ghafoor


36. Ash-Shakur - Maha Pengampun
As-Shakur
37. Al-Aliyy - Maha Tinggi Martabat-Nya
Al-Ali
38. Al-Kabir - Maha Besar
Al-Kabeer
39. Al-Hafiz - Maha Pelindung
Al-Hafeedh
40. Al-Muqit - Maha Pemberi Keperluan
Al-Muqeet
41. Al-Hasib - Maha Mencukupi
Al-Haseeb
42. Aj-Jalil - Maha Luhur
Al-Jaleel
43. Al-Karim - Maha Mulia
Al-Kareem
44. Ar-Raqib - Maha Pengawas
Ar-Raqeeb


45. Al-Mujib - Maha Mengabulkan
Al-Mujeeb
46. Al-Wasi - Maha Luas Pemberian-Nya
Al-Waasey
47. Al-Hakim - Maha Bijaksana
Al-Hakeem
48. Al-Wadud - Maha Pencinta
Al-Waduud
49. Al-Majid - Maha Mulia
Al-Majeed
50. Al-Baaith - Maha Membangkitkan
Al-Baaith
51. Ash-Shahid - Maha Menyaksikan
As-Shaheed
52. Al-Haqq - Maha Benar
Al-Haq
53. Al-Wakil - Maha Berserah
Al-Wakeel


54. Al-Qawiyy - Maha Memiliki Kekuatan
Al-Qawi
55. Al-Matin - Maha Sempurna Kekuatan-Nya
Al-Mateen
56. Al-Waliyy - Maha Melinuingi
Al-Wali
57. Al-Hamid - Maha Terpuji
Al-Hameed
58. Al-Muhsi - Maha Menghitung
Al-Muhsi
59. Al-Mubdi' - Maha Memulai/Pemula
Al-Mubdi
60. Al-Muid - Maha Mengembalikan
Al-Mueed
61. Al-Muhyi - Maha Menghidupkan
Al-Muhyi
62. Al-Mumit - Maha Mematikan
Al-Mumeet


63. Al-Hayy - Maha Hidup
Al-Hai
64. Al-Qayyum - Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya
Al-Qayyum
65. Al-Wajid - Maha Menemukan
Al-Waajid
66. Al-Majid - Maha Mulia
Al-Maajid
67. Al-Wahid - Maha Esa
Al-Waahid
68. As-Samad - Maha Diminta
As-Samad
69. Al-Qadir - Maha Kuasa
Al-Qaadir
70. Al-Muqtadir - Maha Menentukan
Al-Muqtadir
71. Al-Muqaddim - Maha Mendahulukan
Al-Muqaddim




72. Al-Mu'akhkhir - Maha Melambat-lambatkan
Al-Muakkhir
73. Al-'Awwal - Maha Pemulaan
Al-Awwal
74. Al-'Akhir - Maha Penghabisan
Al-Aakhir
75. Az-Zahir - Maha Menyatakan
Adh-Dhaahir
76. Al-Batin - Maha Tersembunyi
Al-Baatin
77. Al-Wali - Maha Menguasai Urusan
Al-Waali
78. Al-Mutaa-ali - Maha Suci/Tinggi
Al-Muta-aali
79. Al-Bar - Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan)
Al-Barr
80. At-Tawwab - Maha Penerima Taubat
At-Tawwaab

81. Al-Muntaqim - Maha Penyiksa
Al-Muntaqim
82. Al-Afuww - Maha Pemaaf
Al-Afuw
83. Ar-Ra'uf - Maha Mengasihi
Ar-Ra-uf
84. Malik Al-Mulk - Maha Pemilik Kekuasaan
Maalik-ul-Mulk
85. Dzal Jalali Wal Ikram - Maha Memiliki Kebesaran dan Keagungan
Dhul-Jalaali wal Ikraam
86. Al-Muqsit - Maha Mengadili
Al-Muqsit
87. Aj-Jaamey - Maha Mengumpulkan
Al-Jaamey
88. Al-Ghaniyy - Maha Kaya Raya
Al-Ghani
89. Al-Mughni - Maha Pemberi Kekayaan
Al-Mughni


90. Al-Maaney - Maha Mencegah
Al-Maaney
91. Ad-Darr - Maha Pembuat Derita
Adh-Dhaarr
92. An-Naafey - Maha Pemberi Manfaat
An-Naafey
93. An-Nur - Maha Pemberi Cahaya
An-Nur
94. Al-Hadi - Maha Pemberi Petunjuk
Al-Haadi
95. Al-ahad - Maha Indah/Tiada Bandingan
Al-Ahad
96. Al-Baqi - Maha Kekal
Al-Baaqi
97. Al-Warith – Maha Mewarisi
Al-Waarith







98. Ar-Rashid - Maha Pandai
Ar-Rasheed
99. As-Sabur - Maha Penyabar
As-Sabur



CARA-CARA MENGAMALKAN ASMA UL HUSNA


1. "Ya Allah!" apabila dizikirkan 500 x setiap malam, lebih-lebih lagi selepas solat tahajjud atau solat sunat 2 rakaat mempunyai pengaruh yang besar di dalam mencapai segala yang dihajati.

2. "Ya Rahman!" apabila dizikirkan sesudah solat 5 waktu sebanyak 500x, maka hati kita akan menjadi terang, tenang & sifat-sifat pelupa & gugup akan hilang dengan izin Allah.

3. "Ya Rahim!" apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap hari, InsyaAllah kita akan mempunyai daya penarik yang besar sekali hingga  manusia merasa cinta & kasih serta sayang terhadap kita.

4. "Ya Malik!" apabila dizikirkan sebanyak 121 x setiap pagi atau setelah tergelincirnya matahari, segala perkerjaan yang dilakukan setiap hari akan mendatangkan berkat & kekayaan yang diredhai Allah.

5. "Ya Quddus!" apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap pagi setelah tergelincir matahari, maka hati kita akan terjaga dari semua penyakit hati seperti sombong, iri hari, dengki dll.

6. "Ya Salam!" apabila dizikirkan sebanyak 136 x, InsyaAllah jasmani & rohani kita akan terhindar dari segala penyakit sehingga badan  menjadi segar sihat & sejahtera.

7. "Ya Mu’min!" apabila dizikirkan sebanyak 236 x, InsyaAllah diri kita, keluarga & segala kekayaan yang dimiliki akan terpelihara & aman dari segala macam gangguan yang merosakkan.

8. "Ya Muhaymin!" apabila dizikirkan sebanyak 145 x sesudah solat fardhu
Isyak, Insyaallah fikiran & hati kita akan menjadi terang & bersih.

9. "Ya Aziz!" apabila dizikirkan sebanyak 40 x sesudah solat subuh, InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang mulia, disegani orang kerana penuh kewibawaan.

10."Ya Jabbar!" apabila dizikirkan sebanyak 226 x pagi & petang, semua musuh akan menjadi tunduk & patuh dengan izin Allah.

11. "Ya Mutakabbir!" apabila dizikirkan sebanyak 662 x, maka dengan kebijaksanaan bertindak, kita akan dapat menundukkan semua musuh, bahkan mereka akan menjadi pembantu yg setia.

12."Ya Khaliq!" dibaca mengikut kemampuan atau sebanyak 731x, InsyaAllah yang ingin otak cerdas, cepat menerima sesuatu pelajaran , amalan ini akan memberikan otak kita cerdas dan cepat tangkap (faham).

13."Ya Bari'!" sekiranya kita berada didalam kesukaran atau sedang sakit, dibaca sebanyak 100 x selama 7 hari berturut-turut, InsyaAllah kita akan terlepas dari kesukaran & sembuh dari penyakit tersebut.

14."Ya Musawwir!" sekiranya seorang isteri yang sudah lama belum mempunyai anak, maka cubalah ikhtiar ini dengan berpuasa selama 7 hari dari hari Ahad hingga Sabtu. Di waktu hendak berbuka puasa, ambil segelas air & dibacakan "Ya Musawwir" sebanyak 21 x, kemudian diminum air tersebut untuk berbuka puasa. Bagi sang suami, hendaklah berbuat perkara yang sama tetapi hanya dengan berpuasa selama 3 hari. Kemudian pada waktu hendak berjimak, bacalah zikir ini sebanyak 10 x, InsyaAllah akan dikurniakan anak yang soleh.

15."Ya Ghaffaar!"
sambil beri'tikaf (diam dalam masjid dalam keadaan suci) bacalah zikir ini sebanyak 100 x sambil menunggu masuknya waktu solat Jumaat, InsyaAllah akan diampunkan dosa-dosa kita.

16."Ya Qahhaar!" dizikir menurut kemampuan atau sebanyak 306 x, maka hati kita akan dijaga dari ketamakkan & kemewahan dunia & InsyaAllah orang-orang yang selalu memusuhi kita akan sedar & tunduk akhirnya.

17. "Ya Wahhaab!" dizikir sebanyak 100 x sesudah solat fardhu, barang siapa yang selalu didalam kesempitan, Insya Allah segala kesulitan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.

18. "Ya Razzaq!" dizikir mengikut kemampuan sesudah solat fardhu khususnya solat subuh, Insya Allah akan dipermudahkan rezeki yang halal & membawa berkat. Rezeki akan datang tanpa diduga!! tetapi perlulah dilakukan dengan ikhtiar yang zahir.

19. "Ya Fattah!" dizikir sebanyak 71 x sesudah selesai solat subuh, InsyAllah hati kita akan dibuka oleh Allah, sehingga mudah menerima nasihat agama.

20. "Ya 'Alim!"
dizikir sebanyak 100 x setiap kali selesai solat Maktubah, Insya Allah akan mendapat kemakrifatan yang sempurna.

21. "Ya Qabid!" dizikirkan 100 x setiap hari, maka dirinya akan semakin dekat dengan Allah & terlepas dari segala bentuk ancaman.

22. "Ya Basit!"
Bagi mereka yg berniaga atau mempunyai usaha2 lain, kuatkanlah usaha & berniaga itu dengan memperbanyakkan membaca zikir ini setiap hari, InsyaAllah rezeki akan menjadi murah.

23. "Ya Kha'fid!" dizikirkan sebanyak 500 x setiap hari, dalam keadaan suci, khusyuk & tawaduk, InsyaAllah segala maksud akan ditunaikan Allah. Juga apabila mempunyai musuh, musuh itu akan jatuh martabatnya.

24. "Ya Rafi!" dizikirkan setiap hari, baik siang atau malam sebanyak 70 x, InsyaAllah keselamatan harta benda di rumah, di kedai atau  di tempat-tempat lain akan selamat & terhindar dari kecurian.

25. "Ya Mu'izz!" dizikirkan sebanyak 140 x setiap hari, Insya Allah akan memperolehi kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.

26. "Ya Mudhil!" Perbanyakkanlah zikir ini setiap hari, sekiranya ada orang berhutang kepada kita & sukar untuk memintanya, InsyaAllah si penghutang akan sedar & membayar hutangnya kembali.

27. "Ya Samii'!" Sekiranya inginkan doa kita makbul & pendengaran telinga kita tajam, biasakanlah zikir ini setiap hari menurut kemampuan, lebih-lebih lagi sesudah solah Dhuha, InsyaAllah doa akan mustajab.

28. "Ya Basir!" Dizikirkan sebanyak 100 x sebelum solat Jumaat, InsyaAllah akan menjadikan kita terang hati, cerdas otak & selalu diberikan taufik & hidayah dari Allah.

29. "Ya Hakam!" dizikirkan sebanyak 68 x pada tengah malam dalam keadaan suci, InsyaAllah dapat membuka hati seseorang itu mudah menerima ilmu-ilmu agama & membantu kecepatan mempelajari ilmu-ilmu agama.

30. "Ya Adl!"
dizikirkan sebanyak 104 x setiap hari sesudah selesai solat 5 waktu, InsyaAllah diri kita selalu dapat berlaku adil.

31. "Ya Latif!" Dengan memperbanyakkan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah bagi para peniaga, ikhtiar ini akan menjadikan barangan jualannya menjadi laris & maju.



32. "Ya Khabir!" Dengan memperbanyakkan zikir ini setiap hari, terkandung faedah yang teramat banyak sekali sesuai dengan maksud zikir ini antara lain faedahnya ialah dapat bertemu dengan teman atau anak yang telah terpisah sekian lama.

33. "Ya Halim!" Dizikirkan sebanyak 88 x selepas solat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan di dalam pemerintahan, syarikat atau apa saja, InsyaAllah dipastikan kedudukannya tidak akan dicabar atau diungkit-ungkit atau tergugat.

34. "Ya 'Azim!"
dizikirkan sebanyak 12 x setiap hari untuk orang yang sekian lama menderitai sakit, InsyaAllah akan sembuh. Juga apabila dibaca 12 x kemudian ditiupkan pada tangan lalu diusap-usap pada seluruh badan, maka dengan izin Allah akan terhindar dari gangguan jin, jin syaitan & sebagainya.

35. "Ya Ghafur!"
bagi orang yang bertaubat, hendaklah memperbanyakkan zikir ini dengan mengakui dosa-dosa & beriktikad untuk tidak mengulanginya, InsyaAllah akan diterima taubatnya oleh Allah.

36. "Ya Shakur!"
dizikirkan sebanyak 40 x sehabis solat hajat, sebagai pengucapan terima kasih kepada Allah, InsyaAllah semua hajat kita akan dimakbulkan Allah. Lakukanlah setiap kali kita mempunyai hajat yang penting & terdesak.

37. "Ya 'Aliyy!" Untuk mencerdaskan otak anak kita yang bebal, tulislah zikir ini sebanyak 110 x (** di dalam bahasa Arab bukan Bahasa Malaysia!!) lalu direndam pada air yang dingin & diberikan si anak meminumnya, InsyaAllah lama kelamaan otak si anak itu akan berubah cemerlang & tidak dungu lagi. InsyaAllah mujarab.

38. "Ya Kabir!" Bagi seseorang yang kedudukannya telah dirampas atau dilucut gara-gara sesuatu fitnah, maka bacalah zikir ini sebanyak 1,000 x selama 7 hari berturut-turut dalam keadaan suci sebagai pengaduan kepada Allah. Lakukanlah sesudah solat malam (tahajud atau hajat).

39. "Ya Hafiz!"
dizikir sebanyak 99 x, InsyaAllah diri kita akan terlindung dari gangguan binatang buas terutamanya apabila kita berada di dalam hutan.

40. "Ya Muqit!" Sekiranya kita berada di dalam kelaparan seperti ketika sesat di dalam hutan atau di mana sahaja sehingga sukar untuk mendapatkan bekalan makanan, maka perbanyakkan zikir ini. InsyaAllah badan kita akan menjadi kuat & segar kerana rasa lapar akan hilang.




41. "Ya Hasib!" Untuk memperteguhkan kedudukan yang telah kita jawat, amalkan zikir ini sebanyak 777 x sebelum matahari terbit & selepas solat Maghrib, InsyaAllah akan meneguhkan kedudukan kita tanpa sebarang gangguan.

42. "Ya Jalil!" Barangsiapa mengamalkan zikir ini pada sepertiga malam yang terakhir, InsyaAllah kita akan mendapati perubahaan yang mengkagumkan -  perniagaan akan bertambah maju. Andai seorang pegawai, maka tanpa
disedari kedudukan kita akan lebih tinggi dan terhormat & begitulah seterusnya dengan izin Allah.

43. "Ya Karim!" Untuk mencapai darjat yang tinggi & mulia di dunia mahupun di akhirat kelak, maka amalkan zikir ini sebanyak 280 x ketika hendak  masuk tidur. Nescaya Allah akan mengangkat darjat mereka yang mengamalkan zikir ini.

44. "Ya Raqib!" Bagi meminta pertolongan kepada Allah terhadap penjagaan barang yang dikhuatirkan, maka zikirkan sebanyak 50 x setiap hari dengan niat agar barang-barang yang dikhuatirkan yang berada di tempat yang jauh & sukar dijaga terhindar dari sebarang kecurian mahupun gangguan lainnya. Bertawakkal & yakinlah kepada Allah. InsyaAllah....

45. "Ya Mujib!" Sesungguhnya Allah adalah Zat yang menerima doa hambaNya & agar doa kita mustajab & selalu diterima Allah, hendaklah mengamalkan zikir ini sebanyak 55 x sesudah solat subuh. Insyaallah Tuhan akan mengabulkan doa kita.

46. "Ya Wasi!"
Apabila di dalam kesulitan maka amalkan zikir ini sebanyak 128 x setiap pagi & petang, InsyaAllah segala kesulitan akan hilang berkat pertolongan Allah. Andai zikir ini sentiasa diamalkan, InsyaAllah Tuhan akan menjaga kita dari hasad dengki sesama makhluk.

47. "Ya Hakim!" Bagi pelajar atau sesiapa sahaja yang memperbanyakkan zikir ini setiap hari, InsyaAllah akalnya akan menjadi cerdas & lancar didalam menghafal & mengikuti pelajaran. Amalkanlah sekurang-kurangnya 300x setiap hari.

48. "Ya Wadud!" Amalkan zikir ini sebanyak 11,000 x pada setiap malam. InsyaAllah kita akan menjadi insan yang sentiasa bernasib baik, disayangi & rumahtangga kita akan sentiasa berada didalam keadaan harmoni.

49. "Ya Majid!" Untuk ketenteraman keluarga di mana setiap anggota keluarga sentiasa menyayangi & menghormati & khasnya kita sebagai ketua keluarga, maka amalkan zikir ini sebanyak 99 x, sesudah itu hembuskan kedua belah tapak tangan & usap ke seluruh muka.
InsyaAllah semua anggota keluarga kita akan menyayangi & menghormati kita sebagai ketua keluarga.

50. "Ya Ba'ith!" Zikirkan sebanyak 100 x dengan meletakkan kedua tangan ke dada, InsyaAllah akan memberi kelapangan dada dengan ilmu & hikmah.

51. "Ya Shahid!" Apabila ada di kalangan anggota keluarga kita yang suka membangkang dan sebagainya, maka zikirkan sebanyak 319 x secara berterusan setiap malam sehingga si pembangkang akan sedar & berubah perangainya.

52. "Ya Haqq"! Perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah ianya sangat berfaedah sekali untuk menebalkan iman & taat di dalam menjalankan perintah Allah.

53. "Ya Wakil" Sekiranya terjadi hujan yang disertai ribut yang kuat, atau terjadi gempa, maka ketika itu perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah bencana tersebut akan menjadi reda & kembali seperti sediakala.

54. "Ya Qawiyy!" Amalkan zikir ini sebanyak mungkin agar kita tidak gentar apabila berdepan dengan sebarang keadaan mahupun berdepan dengan si zalim.

55. "Ya Matin!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin kerana ianya mempunyai fadhilat yang besar sekali, antaranya untuk mengembalikan kekuatan sehingga musuh merasa gentar untuk mengganggu.

56. "Ya Waliyy!" Barangsiapa yang menjawat sebarang jawatan atau kedudukan, maka amatlah elok sekali mengamalkan zikir ini sebanyak mungkin kerana dengan izinNya,kedudukan kita akan kukuh & terhindar dari sebarang gangguan oleh orang-orang yang bersifat dengki.

57. "Ya Hamid!"
Perbanyakkan zikir ini sebagai pengakuan bahawa hanya Allah sahaja yang paling berhak menerima segala pujian.

58. "Ya  Muhsi!" Sekiranya kita inginkan diri kita digolongkan didalam pertolongan yang selalu dekat dengan Allah (muraqabah), maka amalkan zikir ini sebanyak mungkin sesudah solat 5 waktu.

59. "Ya Mubdi!" Agar segala apa yang kita rancangkan akan berhasil, maka zikirkan sebanyak 470 x setiap hari. InsyaAllah....

60. "Ya Mu'id!"
Andai ada anggota keluarga yang menghilangkan diri dan sebagainya, amalkan zikir ini sebanyak 124 x setiap hari sesudah solat. InsyaAllah dipertunjukkan akan hasilnya.

61. "Ya Muhyi!" amalkan zikir ini sebanyak 58 x setiap hari, InsyaAllah kita akan diberikan kemuliaan darjat dunia & akhirat kelak.


62. "Ya Mumit!" Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah akan dipermudahkan didalam perniagaan, berpolitik dan sebagainya.

63. "Ya Hayy!" Untuk mencapai kekuatan mental/batiniah didalam menjalani kehidupan, perbanyakkanlah zikir ini.

64. "Ya Qayyum!" Telah berkata Imam Ghazali bahawa barangsiapa yang ingin memperolehi harta yang banyak lagi berkat, ingin dikasihi oleh setiap  manusia, ingin berwibawa, ditakuti musuh & ingin menjadi insan yang terhormat, maka berzikirlah dgn "Ya Hayyu Ya Qayyuum..." sebanyak 1,000 x setiap malam atau siang hari.
Hendaklah melakukannya secara berterusan, Insya Allah akan tercapai segala hajat.

65. "Ya Wajid!" Andai berkeinginan keperibadian yang kukuh, tidak mudah terpengaruh & teguh pendirian, maka perbanyakkan zikir ini.

66. "Ya Majid!" Demi kecerdasan otak dan agar dipermudahkan hati untuk menerima pelajaran, maka hendaklah pelajar tersebut memperbanyakkan zikir ini setiap hari.

67. "Ya Wahid!" Bagi pasangan yang belum mempunyai cahayamata & tersangat ingin untuk menimangnya, amalkanlah zikir ini sebanyak 190 x setiap kali selesai menunaikan solat 5 waktu selama satu bulan & selama itu juga hendaklah berpuasa sunat Isnin & Khamis, Insya Allah...

68. "Ya Samad! Ketika dalam kelaparan akibat sesat atau kesempitan hidup, maka pohonlah kepada Allah dengan zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah, diri akan berasa segar & sentiasa.

69. "Ya Qadir!"
Apabila kita berhajatkan sesuatu namun ianya selalu gagal, maka amalkan zikir ini sebanyak 305 x setiap hari, Insya Allah segala hajat akan berhasil.

70. "Ya Muqtadir!" Agar tercapai tujuan yang dikehendaki, selain dari berikhtiar secara lahariah, maka berzikirlah dengan zikir ini seberapa mampu sehingga ikhtiar kita itu berhasil kerana zikir ini akan mempercepatkan keberhasilan hajat kita.

71. "Ya Muqaddim!"
Menurut Imam Ahmad bin Ali Al-Buuniy, beliau berkata "Barangsiapa yang berzikir dengan zikir ini sebanyak 184 x setiap hari, InsyaAllah, nescaya segala usahanya akan berhasil".

72. "Ya Mu’akhkhir"! Bagi meninggikan lagi ketaatan kita kepada Allah, perbanyakkanlah zikir ini.

73. "Ya Awwal!!" Barangsiapa yang mengamalkan zikir ini sebanyak 37 x setiap hari, InsyaAllah segala apa yang dihajati akan diperkenankan Allah.

74. "Ya Akhir!" Amalkan berzikir sebanyak 200 x sesudah solat 5 waktu selama satu bulan, InsyaAllah Tuhan akan membuka pintu rezeki yang halal.

75. "Ya zahir!" Amalkanlah zikir ini sebanyak 1,106 x selesai solat waktu di tempat yang sunyi (khalwat), nescaya Allah akan membuka hijab padanya dari segala rahsia yang pelik & sukar serta diberi kefahaman ilmu.

76. "Ya Batin!"
Seperti no. 75 jugak, tetapi amalkan sebanyak 30 x sesudah solat fardhu.

77. "Ya Wali!"
Memperbanyakkan zikir ini setiap pagi & petang boleh menyebabkan seseorang itu menjadi orang yang ma'rifat, iaitu hatinya dibuka oleh Allah. Difahamkan para wali Allah selalu memperbanyakkan zikir ini

78. "Ya  Mutaa'Ali!" Sekiranya kita akan berjumpa dengan mereka yang berkedudukan tinggi atau mereka yang sukar untuk ditemui, maka bacalah zikir ini sebanyak mungkin sewaktu mengadap. InsyaAllah dengan mudah kita akan berjumpa dengannya & segala hajat yang penting-penting akan berhasil.

79. "Ya Bar!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin setiap hari, InsyaAllah segala apa yang kita hajati akan terlaksana dengan mudah.

80. "Ya Tawwab!" Bagi orang yang selalu membuat dosa & ingin bertaubat maka hendaklah memperbanyakkan zikir ini supaya dengan mudah diberikan petunjuk kembali ke jalan yang lurus.

81. "Ya Muntaqim!" Jika kita berhadapan dengan orang yang zalim, supaya dia tidak melakukan kezalimannya terhadap kita, maka hendaklah kita  memperbanyakkan zikir ini setiap kali sesudah solat fardhu. Insyaallah, kita akan mendpt pertolongan Allah.

82. "Ya 'Afuww!" Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, nescaya dia akan diampuni segala dosanya oleh Allah.

83. "Ya Rau’f!" Bagi sesiapa yang inginkan dirinya disenangi oleh teman atau sesiapa sahaja yang memandangnya, amalkan zikir ini seberapa mampu samada pada waktu siang mahupun malam.

84. "Ya Malik al Mulk!" Seseorang pengarah atau ketua yang ingin kedudukan yang kekal & tetap tanpa diganggu gugat, hendaklah selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 212 x sesudah solat fardhu & 212 pada setiap malam selama sebulan. InsyaAllah akan mendapat pertolongan Allah.

85. "Ya thull-jalali wal ikram!" Amalkanlah zikir ini sebanyak 65 x setiap hari selama sebulan, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai dengan pertolongan Allah.

86. "Ya Muqsit!" Berzikirlah dengan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah Tuhan akan menganugerahkan sifat adil kepada mereka yang mengamalkannya.

87. "Ya Jaamey'!" Sekiranya ada dikalangan keluarga kita atau isteri kita yang lari dari rumah, maka amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin pada setiap hari dengan niat semoga Allah menyedarkan orang tersebut. Dengan izin Allah orang yang lari itu akan pulang dalam jangka waktu yang singkat.

88. "Ya Ghaniyy!"
Amalkanlah zikir ini pada setiap hari sebanyak mungkin, InsyaAllah apa yang kita usahakan akan cepat berhasil & kekayaan yang kita perolehi itu akan mendapat berkat.

89. "Ya Mughni!" Mintalah kekayaan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia & akhirat kepada Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai.

90. "Ya Maaney'!"
Andai kita selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 161 x pada waktu menjelang solat subuh setiap hari, InsyaAllah kita akan terhindar dari orang-orang yang zalim & suka membuat angkara.

91. "Ya Darr!" Asma ini sangat berguna didalam ikhtiar kita untuk menyembuhkan sesuatu penyakit yang mana sudah lama dihidapi & telah puas dihidapi & telah puas diubati. Amalkanlah zikir ini sebanyak 1001 x pada setiap hari, InsyaAllah dengan ikhtiar ini penyaki itu akan cepat sembuh.

92. "Ya Naafey' "! Menurut Imam Ahmad Al-Buuniy, barangsiapa mengamalkan zikir ini setiap hari, maka bagi orang yang sakit, sakitnya akan sembuh, & bagi orang yang susah akan dihilangkan kesusahannya dengan izin Allah.

93. "Ya Nur!" Menurut Sheikh Ahmad bin Muhammad As Shawi, barangsiapa yang menghendaki kemuliaan yang agung & memperolehi apa yang dimaksudkan baik kebaikan dunia mahupun kebaikandi akhirat kelak, maka hendaklah selalu berzikir dengan zikir ini setiap pagi & petang.

94. "Ya Hadi!" Bagi sesiapa yang dalam perjalanan ke suatu tempat tertentu, kemudian ia tersesat, hendaklah ia memohon petunjuk Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, Insya  Allah akan diberikan pertolongan Allah akan cepat lepas dari kesesatan tersebut.

95. "Ya ahad!" Andai kita mempunyai rancangan yang sangat penting & bagi memastikan rancangan kita itu berjaya & berjalan lancar, maka berzikirlah dengan zikir ini sebanyak 500 x selepas solat fardhu. InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan hingga rancangan kita berjaya & berjalan lancar.

96. "Ya Baqi!"
Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin tanpa mengira batas waktu, InsyaAllah dengan ikhtiar ini semua perkerjaan yang telah menjadi punca rezeki tidak akan mudah terlepas, perniagaan tidak akan rugi atau bankrap dengan berkat zikir ini.

97. "Ya Warith!" Sekiranya kita berzikir sebanyak 500 x selepas solat fardhu atau sebagainya, supaya segala urusan kita itu berjalan lancar, maka hendaklah pada setiap malam berzikir dengan zikir ini sebanyak 707 x. InsyaAllah berkat zikir ini Allah akan memberi petunjuk sehingga usaha kita akan berhasil dengan baik & memberangsangkan.
98. "Ya Rashid!" Walaupun kita tergolong didalam golongan yang cerdas otak, namun biasakanlah zikir ini sebanyak mungkin,  nescaya otak kita akan menjadi bertambah cerdas.
99. "Ya Sabur!" Agar kita diberi kesabaran oleh Allah dalam segala hal, maka perbanyakkanlah zikir ini menurut kemampuan. Dengan sifat sabar & penuh pengharapan kepada Allah, maka segala usaha & upaya akan mencapai
kejayaan.

 Allah mempunyai Al-Asma’ul husna,
Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Al-Asma’ul Husna itu.
                                                                                  Q.S. 7 Al-Araaf : 180



KATA PENGANTAR



Assalamualaikum,wr,wb…
Atas Rahmat dan Hidayah Allah SWT lah kami dapat menyelesaikan dan membuat tugas Agama Islam sebagaimana yang telah di beri olah guru Agama Islam yaitu Pak Bodi Hartobaran.
          Shalawat beriring salam kita kirimkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam jahiliyah ke alam yang berpendidikan seperti saat sekarang ini.
          Tak lupa kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bodi Hartobaran yang telah bersedia mengajarkan kami ajaran Agama Islam agar senantiasa kami selalu ingat kepada Sang Maha Pencipta yaitu ALLAH SWT.
          Tugas ini kami lakukan sebagai tanggung jawab kami atas tugas yang bapak beri kepada kami,mohon maaf apabila ada kesalahan kata atau kalimat kalimat yang kami buat.
          Insya ALLAH dengan tugas ini kita bisa menambah wawasan dan ilmu dalam Agama Islam dan mudah-mudahan tugas yang kami buat ini dapat menjadi ilmu yang berguna dan dapat di baca oleh siswa/siswi SMAS Cendana Mandau.
          Terima kasih atas semuanya,hanya ALLAH SWT yang dapat membalas semua amal kita,Amin ya Rabbal Alamin..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar